GEMPA MALUKU MEMBUAT PANIK WARGA

Gempa denga kekuatan 5,2 mengguncang wilayah timur laut Maluku Barat Daya pada hari kamis, 15 Juli 2021 pada pukul 12.44 WIT. Titik gempa yang berasal dari jarak 126 km dari timur laut Maluku Barat Daya itu berada pada kedalaman 258 km.

Berdasarkan garis lintang, pusat gempa terletak pada 7,55 Lintang Selatan dan 128,76 Bujur Timur. Terkait gempa tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan penyataan resmi melalui situs resminya bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Gempa dengan kekuatan di atas 5 ini bukanlah pertama kali terjadi di Maluku dalam kurun waktu dekat ini. Sebelumnya, pada tanggal 13 Juli 2021, juga terjadi gempa yang mengguncang Maluku tenggara dengan magnitude sebesar 5,6. Untungnya, gempa tersebut juga dinyatakan tidak berpotensi tsunami oleh BMKG. Melalui keterangan resmi BMKG, gempa tersebut belokasi 210 km barat laut Maluku Tenggara, atau lebih tepatnya pada titik 5,10 Lintang Selatan dan 130,93 Bujur Timur. Pusat gempa itu sendiri terletak pada kedalaman 89 km.

BMKG juga melaporkan bahwa gempa lain berkekuatan 5,8 juga terjadi pada hari sabtu, 10 Juli 2021 pada pukul 9:51 WIT di Laut Maluku bagian Utara. “Telah terjadi gempa bumi dengan parameter sementara sebagai berikut, kekuatan 5,8 SR (skala richter), tanggal 10 Juli 2021, waktu gempa 07:51:07 WIB, lintang : 2.98 LU, Bujur : 126.68 BT, kedalaman : 10 Km,” Ungkap BMKG. Sebagai tambahan informasi, gempa ini bisa dirasakan pada jarak 113 km Barat Daya Melenguane, Sulawesi Utara (Sulut), 149 km Tenggara Tahuna, 148 km Timur Laut Ondong-Kepulauan Sitaro Sulut, Kepulauan Sangihe Sulut, 255 km Barat Laut Ternate Maluku Utara (Malut), dan 2.429 km Timur Laut Jakarta.

Meski pun gempa-gempa ini dinyatakan tidak berpotensi tsunami, namun warga tetap dihimbau untuk tetap berhati-hati akan potensi gempa susulan yang mungkin terjadi. Berikut adalah beberapa tips saat menghadapi gempa:

  1. Lindungi kepala anda: Cedera yang paling umum terjadi saat gempa biasanya disebabkan karena tertimpa material. Oleh karena itu, ketika gempa terjadi, dan anda berada di dalam ruangan, berlindunglah di bawah meja atau mengenakan helm atau bantal.
  2. Jauhi gedung dan tiang: Ketika anda berada di luar ruangan saat terjadi gempa. Maka usahakan anda berada jauh dari gedung atau tiang. Jika bisa sebaiknya anda pergi ke taman atau lapangan dengan area terbuka yang luas.
  3. Jangan naik lift. Jika gempat terjadi ketika anda sedang berada dalam gedung bertingkat. Jangan naik lift. Gunakanlah tangga darurat dengan tertib. Jangan panik.

Demikian liputan berita Maluku terkait gempa yang dalam jangka waktu dekat ini cukup sering terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *